Powered by Blogger.
"CINTA KEPADA ALLAH MEMBAWA KETENANGAN..CINTA KEPADA RASULULLAH MEMBAWA KE SYURGA YANG KEKAL ABADI "
"Cukuplah bila aku merasa mulia karena Engkau sebagai Tuhan bagiku dan cukuplah bila aku bangga bahawa aku menjadi hamba bagiMu. Engkau bagiku sebagaimana yang aku cintai, maka berilah aku taufik sebagaimana yang Engkau cintai" -Semoga dapat mengambil istifadah dan manfaat dari laman ini-

Wednesday, February 1, 2012

Cinta~Mu membawa diriki ke syurga...Kasih~Mu membawa jiwaku ke Jannah..

~Aku rindu pada~mu duhai kekasihku...aku sayang pada~mu duhai pembimbingku...aku hanya mengingati~mu lebih dari segalanya....tiada satu pun manusia yang dapat melabuhkan cintanya seperti dirimu melabuhkan cinta~mu terhadapku...kesakitan yang diriku alami diri~mu ingin jua kecapinya...kesedihan yang diriku alami ingin jua diri`mu kongsikan bersama...hanya pada~mu cinta agungku...hanya pada~mu rindu agungku...diri~mu adalah pemberi syafaatku nanti...sentiasa dihatiku wahai ayahdaku rasulillah saw....aku sangat ingin berjumpa~mu...berada berhampiran~mu jiwaku turut jua menjadi harum...allahummasolliala muhammad~






Sebuah hadith yang diriwayatkan oleh Muhammad Bin Abd Rahman menceritakan bahawasanya Rasulullah s.a.w telah bersabda, "Tiadalah dari kalangan kamu yang mengucapkan salam ke atasku selepas kewafatanku (nanti), melainkan Malaikat Jibril akan menemuiku dan berkata "Wahai Muhammad ini ialah si fulan bin fulan mengucapkan salam ke atasmu". Maka aku akan menjawab, "Dan ke atasnya (pula) kesejahteraan, serta rahmat Allah dan keberkatanNya" . 


Hadith : Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Demi Zat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya (kekuasaan-Nya), salah seorang di antara kamu tidak beriman sehingga saya(rasullullah) lebih dicintai olehnya daripada orang tua dan anaknya."



Suatu hari seorang lelaki dengan wajah sendu, tampak begitu sedih dengan langkah – langkah guntai datang menghadap Rasulullah: Wahai Rasulullah, kucintai Tuan lebih dari cintaku pada diriku, anak dan isteriku sendiri, bila aku berada dirumah  ditengah  keluargaku, aku selalu ingat tuan, tidak sabar untuk segera bertemu dengan Tuan. Tapi jika aku ingat ajalku dan ajal Tuan , aku yakin  Tuan akan diangkat bersama para nabi dan rasul didalam sorga. Sedang aku hanya manusia biasa, andaikan aku masuk sorga, aku khawatir tidak dapat bertemu dan bergaul dengan Tuan.



Rasulullah tak menjawab sepatah katapun, ikut hanyut dalam kesedihan, mendengar dan merasakan curahan hati yang tulus dari denyutan cinta yang dalam.
Akankah persahabatan, kesetiaan dan kecintaan terputus oleh sebilah pisau kematian ? akankah pertemuan akan selalu diakhiri dengan perpisahan? akankah seutas senyum kebahagiaan akan selalu membawa  gerimis duka dipelopak mata? apakah rumus ini berlaku pula dialam akhirat sana ?

Ya Allah, hanya Engkau Yang Maha Tahu. Turunlah Jibril membawa sepotong ayat sebagai jawaban dan balasan bagi orang yang mencintai Rasul :

An- Nisa : 69. dan Barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, Yaitu: Nabi-nabi, Para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. dan mereka Itulah teman yang sebaik-baiknya.

Inilah sepotong ayat yang sangat indah yang selalu dirindukan oleh orang yang beriman untuk dapat bersama  Rasulullah , syaratnya hanya  satu,  thaat kepada  Allah dan  Rasul-Nya.

~srikandi muhammad~




0 comments:

wibiya widget

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP