Sebuah hadith yang diriwayatkan oleh Muhammad Bin Abd Rahman menceritakan bahawasanya Rasulullah s.a.w telah bersabda, "Tiadalah dari kalangan kamu yang mengucapkan salam ke atasku selepas kewafatanku (nanti), melainkan Malaikat Jibril akan menemuiku dan berkata "Wahai Muhammad ini ialah si fulan bin fulan mengucapkan salam ke atasmu". Maka aku akan menjawab, "Dan ke atasnya (pula) kesejahteraan, serta rahmat Allah dan keberkatanNya" .
Hadith : Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Demi Zat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya (kekuasaan-Nya), salah seorang di antara kamu tidak beriman sehingga saya(rasullullah) lebih dicintai olehnya daripada orang tua dan anaknya."
Suatu hari seorang lelaki dengan wajah sendu, tampak begitu sedih dengan langkah – langkah guntai datang menghadap Rasulullah: Wahai Rasulullah, kucintai Tuan lebih dari cintaku pada diriku, anak dan isteriku sendiri, bila aku berada dirumah ditengah keluargaku, aku selalu ingat tuan, tidak sabar untuk segera bertemu dengan Tuan. Tapi jika aku ingat ajalku dan ajal Tuan , aku yakin Tuan akan diangkat bersama para nabi dan rasul didalam sorga. Sedang aku hanya manusia biasa, andaikan aku masuk sorga, aku khawatir tidak dapat bertemu dan bergaul dengan Tuan.
Rasulullah tak menjawab sepatah katapun, ikut hanyut dalam kesedihan, mendengar dan merasakan curahan hati yang tulus dari denyutan cinta yang dalam.
Akankah persahabatan, kesetiaan dan kecintaan terputus oleh sebilah pisau kematian ? akankah pertemuan akan selalu diakhiri dengan perpisahan? akankah seutas senyum kebahagiaan akan selalu membawa gerimis duka dipelopak mata? apakah rumus ini berlaku pula dialam akhirat sana ?
Ya Allah, hanya Engkau Yang Maha Tahu. Turunlah Jibril membawa sepotong ayat sebagai jawaban dan balasan bagi orang yang mencintai Rasul :
An- Nisa : 69. dan Barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, Yaitu: Nabi-nabi, Para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. dan mereka Itulah teman yang sebaik-baiknya.
Inilah sepotong ayat yang sangat indah yang selalu dirindukan oleh orang yang beriman untuk dapat bersama Rasulullah , syaratnya hanya satu, thaat kepada Allah dan Rasul-Nya.
~srikandi muhammad~























